Jumat, 17 Mei 2013

Serial Jin Pengintip 2



Episode : Ritual Mesum Eyang Suthur

Aku sedang menikmati liburanku dengan sesama jin di suatu daerah di padang pasir ketika tiba-tiba tubuhku merasa seperti ditusuk ribuan jarum yang sangat panas.

“Aaargghhhh…” aku menjerit sekuatnya menahan deraan rasa sakit yang begitu menyiksa.

Tiba-tiba tubuhku terseret suatu arus pusaran yang maha dahsyat dan dalam hitungan detik aku sudah berada di tengah kepulan asap. Bau kemenyan yang menjadi kesukaanku begitu menyengat, menimbulkan rasa nyaman bagi tubuhku. Lalu dari kepulan asap itu aku dapat melihat seseorang yang dalam taksiranku sudah cukup tua untuk ukuran manusia. Ini dapat kulihat dari keriput yang menghiasi wajahnya yang putih. Tubuhnya kelihatan seperti orang berpenyakitan dan lemah.

Kamis, 16 Mei 2013

Ritual Pamungkas

“Wethon-mu apa, nduk?” tanya orang tua ceking hitam di depan Lastri.

Wanita itu tidak langsung menjawab. Ia pandangi sosok mbah Suryo yang masih duduk merapal mantra-mantra sambil terpejam. “Ehm… selasa wage, mbah.” jawabnya kemudian.

Lelaki tua itu mengangguk-angguk sembari membalik-balik buku tebal yang ada di hadapannya. Rambut, kumis dan jenggotnya sudah memutih sebagian. Tapi fisiknya masih kelihatan sangat bugar. ”Nama lengkap?” tanyanya lagi.

“Lastri, mbah… Sulastri,” Lastri bisa melihat jari-jemari orang itu yang panjang dan hitam-hitam saat membalik buku, terlihat sangat angker dan menjijikkan.

”Terus nama ibumu?“ tanya mbah Suryo lagi. Para dukun memang selalunya menanyakan nama ibu kandung pasiennya.

Rabu, 15 Mei 2013

Rumah Kontrakan 1



Sebut saja namaku Ardi, usiaku saat ini menginjak 25 tahun dan baru saja menyelesaikan study ilmu computer di salah satu universitas di Jakarta. Baru-baru ini aku pindah dari kost-kostan ke salah satu kontrakan di daerah yang lumayan padat penduduknya, tapi melihat dari orang-orang yang menetap disana sepertinya orang-orang dari kelas menengah.

Selasa, 14 Mei 2013

R E F L E C T I O N 3



Chapter 3: Tepian Cinta

Aku mengayuh dan terus mengayuh. Kujaga setiap kayuhan dalam tempo sedang, kuatur nafasku sedemikian rupa, aku tidak ingin segera mengakhiri hal ini. Tidak ada alasan bagiku untuk buru-buru…

Entah berapa kali kolam renang standar internasional ini sudah kuputari. Berenang adalah salah satu caraku untuk mengurai rumitnya pikiran. Relaksasi. Sudah seminggu berlalu dari kejadian di Bandungan. Semenjak itu juga aku menghilang. Aku tidak muncul di kost dan aku tidak menghubungi siapapun. Aku hanya ingin menenangkan pikiran dahulu, menimbang segala sesuatunya, aku tidak ingin hanyut lagi. Untung saja bagi mahasiswa tingkat akhir, kegiatan di kampus juga tidak begitu padat, jadi aku bisa relaksasi secara penuh.

Senin, 13 Mei 2013

Ibu Susu



Perempuan itu bernama Kamidia Radisti.  Akrab disapa Disti. Lahir di Surabaya 29 tahun silam. Mantan miss indonesia 2007 ini sekarang tengah mengandung anak kedua dari pernikahannya dengan Lutfi Ubaidillah, seorang penguaha content provider. Putri pertama mereka, Kaira Fidilla Kanakita kini sudah berusia 2,5 tahun. Kehamilan anak kedua yang tak berbeda jauh  sempat membuat cemburu Kaira.

"Kaira agak manja sih, tapi dia suka nanya, 'ade kapan keluar, ade kapan keluar?' Gitu katanya," kata Disti menjelaskan.

Untuk persiapan menyambut anak keduanya ini, Disti mengaku santai. Semisal ketika menyiapkan nama untuk si calon bayi. "Nanti saja kalau baby-nya sudah lahir. Sekarang fokus menyiapkan persalinan,” ucapnya.