Senin, 02 Maret 2015

Ancaman Bencana 2

Di pagi yang sama, pukul 07.07 di pantai carita, Banten, pulau Jawa bagian barat. Di pagi ini, di pinggir pantai, sudah terlihat banyak orang melakukan aktivitas sehari-hari. Ada yang sedang teriak-teriak menawarkan dagangannya. ”Ayo, Bu… ikannya… masih segar-segar.”

Sambil diselingi canda dan senyum mereka berdiri di depan keranjang-keranjang penuh ikan hasil tangkapan semalam. Di bagian lain terdapat tenda biru, orange, merah, hitam tidak beraturan dipasang di atas saung-saung penjual daging dan sayuran. Suasananya hiruk pikuk, namun semua orang tampak terbiasa dan semua orang menikmatinya.

Minggu, 01 Maret 2015

Anak Nakal 5



BAB 5 - TETANGGAKU ERNA

Kak Vidia pun kembali ke rumah. Dan Zahir anakku yang masih kecil itu sangat menggemaskan. Sama seperti Laila yang juga montok. Kak Vidia lebih mencintaiku lagi. Kami lebih selalu bermanja-manja dengan kehadiran anak kami. Kami pun menyewa pembantu, namun Bu Isti menawarkan dirinya untuk menjadi babysitter.

Karena kami sudah kenal baik, ‘tentu saja aku lebih baik lagi mengenal Bu Isti’ maka kami pun mempersilakannya. Setelah bayaran disepakati, apalagi Bu Isti di rumah juga tak bekerja, hanya menjaga Luna. Sehingga ketika pulang sekolah, Luna langsung bermain dan menjaga anakku. Jadi punya teman main. Sedangkan aku? Tentu saja harus menggilir istri-istriku yang lain. Jadi setiap hari tidak di rumah Kak Vidia.

Sabtu, 28 Februari 2015

Gadis Bermata Teduh


“Mari masuk,” Mayang mempersilakan dengan bibir menyimpan senyum samar.

“Emang boleh?” suara Joki tersendat. 

Gadis itu mengawasi mukanya, lalu dia mengangguk.

“Sini, biar aku yang pegang,” kata Joki saat melihat Mayang kerepotan membuka pintu sambil membawa tas. Sekilas tangan mereka bersentuhan, dan alamak... halusnya telapak tangan ini.

Kamis, 26 Februari 2015

Pendekar Tanpa Tanding 2

Hak Cipta © John Halmahera

Di salah satu kamar di bagian keraton, Wisang Geni sedang menekuni lembaran kulit tipis yang bertuliskan aksara Jawa kuno dan Sansekerta. Kamar itu diterangi obor dinding. Seorang lelaki berusia tiga puluhan sedang mengawasi. Dialah Ki Waragang, tokoh muda yang terkenal sebagai tabib sakti dan juga ahli racun. Dia merupakan tabib istana yang menjadi orang kepercayaan Mahisa Walutigan, adik kandung baginda raja Dandang Gendhis.

Mahisa Walungan menyukai Wisang Geni karena menganggap anak itu punya bakat luar biasa bagusnya untuk menjadi pendekar besar. Itu sebabnya, dia ikut melatih Geni. Bahkan dia minta Ki Waragang melatih dan mempersiapkan Geni menjadi pendekar yang menguasai sastra, obat-obatan, bahkan juga racun. Sedang untuk ilmu silat, dia berempat Gajah Kuning, Gubar Baleman dan Manjangan Puguh akan mendidiknya serius.

Selasa, 24 Februari 2015

Info Baru

Halo Pengguna Blogger,

Dengan ini kami beritahukan tentang perubahan akan datang pada Kebijakan Konten Blogger yang mungkin memengaruhi akun Anda.

Dalam beberapa minggu mendatang, kami tidak lagi mengizinkan blog dengan gambar atau video berisikan ketelanjangan grafis atau secara eksplisit bersifat seksual. Kami mungkin masih mengizinkan ketelanjangan yang disajikan dalam bentuk artistik, pendidikan, dokumenter, atau konteks ilmiah, atau yang memberi manfaat substansial bagi masyarakat dengan ditiadakannya pengambilan tindakan terhadap konten tersebut.

Kebijakan baru ini akan mulai berlaku pada tanggal 23 Maret 2015. Setelah kebijakan ini berlaku, Google akan membatasi akses ke setiap blog yang diidentifikasi telah melakukan pelanggaran terhadap kebijakan yang direvisi. Tidak ada konten yang akan dihapus, tetapi hanya penulis blog dan orang-orang yang secara jelas dibagikan blog tersebut yang bisa melihat konten yang kami jadikan privat.

Data kami menunjukkan bahwa akun Anda mungkin akan terpengaruh oleh perubahan kebijakan ini. Hindarilah membuat konten baru yang dapat melanggar kebijakan ini. Selain itu kami meminta Anda membuat perubahan yang diperlukan pada blog yang ada dalam rangka mematuhi peraturan sesegera mungkin, sehingga Anda tidak akan mengalami gangguan pelayanan. Anda juga dapat memilih untuk membuat arsip konten melalui Google Takeout 


Dikarenakan alasan di atas, maka mulai bulan maret dan seterusnya genre Doujin (komik) akan saya tiadakan. Arsip Doujin juga akan saya hapus pelan-pelan agar blog ini tidak dijadikan private. Saya masih ingin berbagi banyak cerita dengan kamu-kamu semua, jadi harap maklum dan mohon pengertiannya

thx

iisamu takeo